Jumat, 07 Januari 2011

Furniture dan Rencana Tata Letak,

Furniture dan Rencana Tata Letak

     Sudah sewajarnya jika keinginan kita akan Furniture bagus dan berkualitas berada didalam rumah kita.Sehingga tak jarang kita sampai menghabiskan banyak waktu dan tenaga utk memenuhi semua keinginan kita.Akan tetapi kita juga tetap harus memikirkan berapa kebutuhan kita yang ideal mengingat akan luas rumah dan kebutuhan akan Furniture ini.Dan jangan sampai ini malah akan membebani area rumah yg seharusnya menjadi tempat yg nyaman dalam hidup kita.Mari kita sama-sama coba menghitung rencana sebelum melakukan pembelian Furniture idaman anda.
     Untuk menempatkan Furniture yang pas dan indah memerlukan usaha ekstra karena salah-salah penempatan, bukannya interior rumah yang Anda dapatkan namun sebuah showroom furniture atau sebuah lapangan bulutangkis. Berikut beberapa tips peletakan dan pengaturan furniture agar pas dan indah.
     1. Mulailah dengan Menggambar.
Gambarlah denah lantai ruang yang ingin Anda isi dengan furniture. Anda harus dapat mengukur dengan tepat dimensi ruang tersebut dan menggambarnya dengan skalatis. Anda dapat menggunakan skala 1 : 5 untuk ruang kecil, 1 : 10 untuk ruang sedang dan 1 : 20 untuk ruang yang besar, atau skala berapapun yang Anda inginkan, yang pada intinya Anda dapat dengan leluasa menggambarnya untuk kemudian dilihat kembali. Kemudian ukurlah furniture yang akan dijadikan furniture utama dalam ruang tersebut, sehingga Anda dapat menentukan di mana tempat yang paling baik dan cocok.
     2. Tentukan Point of Interest.
Sebuah ruang mempunyai satu titik yang menjadi sentral dan pusat perhatian orang yang baru saja masuk ke ruangan tersebut. Tentukanlah letak titik ini, dan aturlah supaya sebagian besar furniture Anda diletakkan di sekitar titik tersebut.
     3. Sediakan sirkulasi lalu lintas.
Anda harus memperhitungkan orang yang lalu lalang dapat lewat dengan nyaman tanpa harus banyak berpikir agar tidak menyenggol barang-barang. Sirkulasi utama Anda sebaiknya antara 100 cm hingga 120 cm, sedangkan sirkulasi sekunder minimal 70 cm.
     4. Atur tempat untuk berbincang-bincang.
Jika Anda sedang merancang tata letak furniture untuk area yang difungsikan dimana orang akan berbincang-bincang, aturlah supaya tidak menghalang-halangi sehingga orang dapat berbicara dengan mudah satu dengan yang lainnya.
     5. Hindari peletakan furniture yang berdiri sendiri (standing alone)
Hindari menempatkan furniture dengan posisi tersendiri, misalnya kursi hanya 1 buah diletakkan di satu sudut. Buatlah gabungan atau set dari kursi tersebut, jika tidak memungkinkan lengkapi kursi tersebut dengan meja kecil di bagian sudutnya.
Dan jangan pernah lupa membawa cacatan anda dalam berbelanja agar rencana dan kebutuhan anda tidak melenceng dari area yg tersedia dalam rumah anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar